Kantor apa Kost ?


Ketika proyek lebih dari satu atau bahkan lebih dari 2 , tentu saja membutuhkan ekstra konsentrasi dalam memprogram. Selain sisi SDM harus ada yang mbantu juga tentunya tempat bekerja haruslah mendukung. Nah, apabila programmer freelance seperti saya tentu rumah juga sebagai kantor. Tapi tidak mudah menjadikan rumah sebagai kantor juga. Banyak hambatan dan gangguan dalam rumah. Pokoknya ada saja yang bisa menggangu konsentrasi dalam coding. Bei galon, beli beras, beli jajannya anak, ngantar ke pasar, disuruh jaga si kecil, disuruh ambil minum, disuruh cebokin, disuruh angkat jemuran karena hujan, dsb. Padahal mungkin ketika itu adalah saat lagi "on fire" berkutat dengan coding.
Hmmm....bagaimana bisa konsen kalau begitu terus ? Akhirnya 3 bulan lalu cari kost-kostan buat basecamp. Kenapa kok tidak sewa kantor ? Ciri programmer salah satunya adalah enjoy saat ngoding, tidak formal kayak orang kantoran saat coding, ya pakai baju formal saat ke client saja, bisa bebas istirahat karena ada tempat tidurnya, kalo malam2 pengen coding, bangun tidur tinggal pencet tombol Power laptop langsung bisa tancap gas lagi. Sebab kalau memprogram , ide keluar tiba2 kalo bisa langsung disalurkan, tidak menunggu jam kantor seperti layaknya pegawai kantoran yg nunggu jam 8 dan "dipaksa" pulang jam 17. Pernah saya alami ketika kerja di kantoran juga, jam kerja kantoran kadang malah gak muncul mod and ide buntu ni otak, akhirnya cuman chating saja kerjaanya walopun sembunyi-sembunyi he..he.he...he...kalo ditanya manager, sudah Ssip ..OK..beres....

Akhirnya jadilah timku kucarikan kost-kostan. Ternyata juga efektif untuk mengerjakan project di kost-kostan, jadi terkenang masa kuliah dulu.
Pola ini akhirnya berlanjut sampai sekarang, entah pola kerja ini akan aku ubah lagi kedepan. Programmer2 timku mungkin nanti bisa kerja dirumah masing2, dan kirim hasilnya via chating or email. Yang penting design system pertama kali harus bertemu dan coding tinggal dirumah masing2. Murah , mudah , efektif, bebas bertanggungjawab, sesuai target....

2 komentar:

Setiaji mengatakan...

He he he ini dia calon tempat kerja saya di masa depan. Bisa koding di tempat manapun. Tanpa terikat jam kerja. Karena yang saya rasakan, ide ini mengalir begitu saja tanpa kenal batas waktu. Ya itulah dunia pemrograman, mirip seorang seniman tapi seniman yang medianya ada di depan komputer he he he

adams mengatakan...

enak rek. iso ngunu yo?? neng bangil gak nok konco ngoding. design sampe ngoding single fighter, dadi ngelu dewe :D

SIAKAD

SIAKAD
Sistem Informasi Akademik

Hit Counter


View My Stats

Simpeg

Simpeg
Sistem Informasi Kepegawaian

SIMPAU

SIMPAU
Sistem Informasi Perijinan Angkutan Umum