"Robbin Hood" made in Kediri

Bila anda pernah mengunjungi Kota Kediri,pasti anda pernah melintasi kawasan bernama Ringin Sirah.

Kawasan ini terletak di pusat kota,tepatnya persis di perempatan Jalan Hayam Wuruk - Jalan Joyoboyo. Atau lebih mudahnya, tepat di sebelah timur komplek pasaraya Sri Ratu.

Di lokasi ini,terdapat sebuah lapangan cukup luas yang ditumbuhi pohon beringin dengan ukuran lumayan besar. Dan meskipun berada dipusat keramaian,karena persis berada di depan Joyoboyo Trade Centre,namun lapangan ini menyimpan sebuah misteri,terkait namanya RINGIN SIRAH !!!

Bukan tanpa sebab kawasan itu bernama Ringin Sirah.Karena menurut keyakinan dan tradisi turun temurun warga Kediri,lapangan itu memang terkait erat dengan sebuah kisah tentang sirah alias kepala .

Konon,di lapangan itulah,dimakamkan seorang tokoh legendaris Kediri berjuluk Maling Gentiri.Untuk mengetahui riwayat hidup tokoh ini,anda cukup membayangkan sosok Robin Hood dari Inggris.

Maling Gentiri memang sosok maling budiman pada jaman Kediri tempo dulu. Maling Gentiri merupakan tokoh pencuri yang memiliki kesaktian sundul langit alias sakti mandraguna.Ora tedhas tapak paluning pande !! Tapi karir Maling Gentiri dibidang curi-mencuri,bukan semata-mata demi kepentingannya sendiri melainkan hasilnya dibagi-bagikan pada warga miskin. Jadi ia merampok harta orang kaya, lalu diberikan pada orang kere.

Pastinya,kiprah Maling Gentiri ini disukai orang miskin, tapi dibenci para konglomerat jaman dulu. Mereka- bos-bos tempo dulu itu- berupaya sekuat tenaga agar Maling Gentiri bisa diakhiri.Merekapun menjadikan Maling Gentiri sebagai buronan nomor wahid.Tapi apa lacur kesaktian Maling Gentiri membuat bos-bos itu keder. Karena meskipun Maling Gentiri berkali-kali tertangkap,tidak pernah bisa dihabisi. Maklumlah,Maling Gentiri memiliki aji pancasona,sebuah ilmu kadigdayan yang memungkinkan pemiliknya hidup kembali meski berkali-kali dibunuh,asal raganya tetap menyatu dan darahnya tidak menyentuh tanah.

Singkat cerita,para konglomerat hitam yang bersekongkol untuk menamatkan riwayat Maling Gentiri,akhirnya menemukan titik kelemahan sang pendekar.Ketika Maling Gentiri tertangkap untuk kesekian kalinya,tubuh pencuri budiman itu lalu dipotong-potong dan dikubur terpisah di beberapa tempat.Dan bagian kepalanya itulah,yang diyakini dikubur di lapangan Ringin Sirah.

Nah,itulah mengapa Ringin Sirah bernama RINGIN SIRAH.Sampai sekarangpun kawasan itu masih dipercaya memiliki tuah magis dan wingit,sehingga meski telah bersentuhan dengan suasana modern,tapi lapangan Ringin Sirah tetap dikeramatkan oleh sebagian warga Kediri.

0 komentar:

Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

SIAKAD

SIAKAD
Sistem Informasi Akademik

Hit Counter


View My Stats

Simpeg

Simpeg
Sistem Informasi Kepegawaian

SIMPAU

SIMPAU
Sistem Informasi Perijinan Angkutan Umum